Makan Pakai Pisau Sama Garpu, Enaknya Dimana Ya?

etika makan

Karnivor meski kamu berasal dari Indonesia dan menjunjung tinggi nilai-nilai ke Timuran. Bukan berarti kamu tidak terbuka untuk hal positif yang berasal dari Barat, termasuk soal etika makan steak. Meski Indonesia tidak memiliki etika khusus ketika memakan steak, tetapi kebanyakan restoran menghidangkan steak dengan peralatan makan khas Barat, yaitu pisau dan garpu. Bagi kamu yang terbilang jarang menggunakan peralatan makan tersebut di atas meja makan rumah kamu, mungkin kamu akan berpikir, “Ini enaknya gimana ya?”.

Etika makan Amerika

Etika makanan steak yang akan dilakukan oleh orang Amerika dan Kanada memiliki gaya yang sama, yaitu zig-zag. Maksudnya ketika ada hidangan di atas meja, kamu bisa memegang pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Pastikan jari telunjukmu memegang peralatan makan dengan memanjangkannya ke bagian belakang peralatan makan. Kalau kamu selama ini menahan peralatan makan seperti memegang pensil atau tanganmu mengepalkan peralatan makan, maka selama ini kamu benar-benar melakukan suatu kesalahan. Jadi pastikan memegang pisau dan garpu dengan benar. Setelah itu, tahan daging dengan garpu dan potong dengan pisau. Cukup potong daging dengan ukuran sekali gigit.

Setelah memotong daging untuk gigitan pertama, letakan pisau di dekat piring dengan mata pisau menghadap ke dalam. Pastikan kamu tidak meletakan pisau di atas meja atau di atas taplak meja. Kemudian pindahkan garpu yang ada di tangan kiri ke tangan kanan. Baru setelah itu, kamu bisa mentransfer daging ke mulutmu. Ulangi proses ini untuk setiap gigitan yang ingin kamu nikmati. Ohh, yaa mungkin kamu pernah mendengar bahwa jika makan steak dengan gaya Amerika, kamu bisa memotong banyak daging sebelum menikmatinya. Kenyatannya, hal ini salah besar soalnya itu membuat piring kamu jadi berantakan. Selain itu jangan memasukan terlalu banyak potongan daging ke mulutmu karena akan menyulitkanmu untuk berbicara selama makan bahkan bisa tersedak.

Etika makan Kontinental/Eropa

Etika makanan yang dilakukan orang Eropa, pada awalnya memang seperti yang dilakukan orang Amerika dan Kanada. Tapi sekitar tahun 1850, orang kelas atas di Eropa berhenti untuk memindahkan garpu dari tangan kiri ke tangan kanan. Etika  makan steak orang Eropa terbilang lebih sederhana. Kamu cukup memegang garpu di tangan kiri dan pisau di tangan kanan, seperti halnya etika makan orang Amerika. Untuk memotong daging gunakan pisau dan garpu untuk menahan daging. Jika sudah memotong daging dengan ukuran sekali gigit, biarkan daging tetap berada di garpu yang ada di tangan kirimu. Gunakan garpu yang ada di tangan kiri untuk mentransfer daging ke mulutmu. Cara ini lebih sederhana dan lebih efisien, bahkan beberapa orang Amerika sangat menyukainya.

Prinsip dasar

Apapun etika makan steak yang kamu pilih, ada beberapa prinsip dasar yang harus kamu mengingat.

  • Pastikan kamu menjaga siku tetap berada di dekat dengan tubuhmu selama makan, dan jangan biarkan sikumu melebar atau menonjol ke luar.
  • Jangan pernah berbicara dengan kondisi mulut yang penuh dengan makanan.
  • Ketika sudah selesai makan, letakan pisau dan garpu di atas piringmu secara berdampingan. Sebagai catatan jika kamu menggunakan etika makan Amerika, maka posisikan gigi garpu menghadap ke atas. Sementara jika kamu menggunakan etika makan Eropa, maka posisikan gigi garpu menghadap ke bawah.

Inti dari table manner ala Barat adalah menyadari apa yang orang lain lakukan di meja makan dan tidak melakukan hal yang mungkin menyinggung atau membuat tidak nyaman orang yang semeja denganmu.

Berbicara tentang kenyaman, holycow steak menawarkan tempat yang nyaman buat kamu, sahabat dan keluarga untuk menyantap steak. Steak yang dihidangkan di menu holycow juga berbeda karena menggunakan daging sapi Jepang/daging Wagyu yang diternakan dengan cara khusus sehingga menghasilkan daging berkualitas tinggi, dan bisa dimasak dengan tingkat kematangan yang kamu inginkan. Lebih daripada itu, kamu tidak akan disuguhi steak yang sudah diguyur saus karena kamu harus merasakan originalitas daging wagyu itu sendiri. Untuk merasakan steak wagyu ini, kamu bisa mendatangi 13 TKP holycow yang ada di Palembang, Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *